Kamis, 30 Juni 2011

Motor India pun Bisa Menari





AKSI-aksi para freestyle telah terkenal mampu mendebarkan jantung para penontonnya. Aksi dasar wheelie (angkat roda depan) dan stoppie (angkat roda belakang) telah lekat dalam tiap penampilan mereka. Tidak perlu sepeda motor dengan modifikasi besar dalam melakukan aksi itu, cukup keberanian dan kemampuan yang mumpuni.
Seperti nampak disela-sela ajang kompetisi driftting yang berlangsung di Jiexpo, Kemayoran Jakarta, Sabtu-Minggu, 27-28 Maret 2010 lalu. Tiga frestyler lokal di atas tunggangan asal India, TVS mampu memukau ratusan penonton yang menyaksikan.
Dalam kesempatan itu, ketiga freestyler menggunakan TVS Apache RTR DD untuk menunjang penampilannya. Motor berkapasitas mesin 160 cc ini, tampak sangat ringan dan mudah ditaklukan menuruti kemampuan sang freestyler. Tak hanya mempertontonkan kecepatan, para freestyler juga memperlihatkan akurasi pengereman, keseimbangan, serta kemantapan handling TVS Apache.
Manuver wheelie yang dilakukan dengan mengangkat roda depan, dilanjutkan dengan aksi stoppie memberhentikan motor sambil mengangkat roda bagian belakang silih berganti ditampilkan. Dari kedua gaya tersebut kemudian dikombinasikan dengan gaya gaya ekstrem lainnya seperti wheelie sambil berputar, lepas tangan, atau stoppie dengan duduk diatas tangki bensin.
“TVS Apache RTR adalah motor sport yang tepat yang memiliki kelebihan baik dari segi kecepatan dan control, kedua hal inilah yang akan kita saksikan, baik dalam even drift battle maupun sajian khusus TVS Apache Freestlye,” ujar Benny Widyatmoko, GM Marketing PT. TVS Motor Company Indonesia (TMCI).
Selain mennampilkan suguhan freestyle pada ajang drift battle, TMCI memberikan TVS Apache RTR sebagai hadiah bagi pemenang kompetisi driftting tersebut. “Selama full seri drift batlle kita hadir, tentu dengan menampilkan produk andalan TVS,” tandas Nurlida Fatmikasari Corporate Communications TMCI.
Selanjutnya, TVS Motor akan hadir pada setiap seri Drift Battle yang akan diadakan dalam lima seri selama 2010, yakni, Seri 1 (27-28 Maret), Seri 2 (1-2 Mei), Seri 3 (31 Juli-1 Agustus), Seri 4 (9-10 Oktober), dan Seri 5 (20-21 November).
Setelah menyaksikan atraksi freestyle motor TVS Apache RTR 160, dapat terbukti bahwa motor ini termasuk sebagai motor yang serba bisa, dan sangat pas buat mereka yang suka atraksi freestyle. Selain bisa melesat dengan cepat, aksi wheelie , maupun aksi stoppie dengan sangat mudah dilakukan.
Rasanya penilaian TVS Apache RTR sebagai motor sport yang memiliki kelebihan baik dari segi kecepatan dan kontrol ini bukan sekedar omong kosong belaka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar